Tradisi Muhu-muhu di Tenganan

Desa Tenganan terletak di Kabupaten Karangsem Bali, tepatnya sebelah timur obyek wisata Goa Lawah yang merupakan desa tua di Bali memiliki upacara adat yang unik.

Salah satunya upacara Muhu-Muhu atau upacara mengusir memedi (makluk halus). Upacara ini dimaksudkan agar para memedi tidak mengganggu kehidupan masyarakat desa. Upacara Muhu-Muhu ini dilaksanakan oleh masyarakat Desa Tenganan setiap setahun sekali, dilaksanakan menurut kalender Bali setiap Pangleng Kepitu Sasih Kapitu.

Tokoh masyarakat Tenganan, mangku Windia pada keterangannya di Tenganan (13 Agustus 2010) menyatakan, upacara Muhu-Muhu ini diperkirakan ada sejak berdirinya Desa Tenganan kisaran abad ke 11. Bukti keberadaan upacara Muhu-Muhu dan sejarah Desa Tenganan dibuktikan dengan adanya Prasasti Ujung. Upacara Umuhu-Muhu diawali dengan persembahyangan di masing-masing rumah yang kemudian dilanjutkan ke Pura Desa. Upacara kemudian dilanjutkan dengan mengusir memedi dengan menusukkan tombak ke seluruh lubang pembuangan air atau limbah rumah.

Hal yang cukup menarik adalah pada saat mengarak memedi yang disimbulkan dengan patung-patung kecil yang dibuat dari bahan-bahan alam seperti daun pisang kering. Patung-patung memedi dihancurkan dengan mengunakan batang-batang pohon saat patung memedi diarak disertai dengan pemukulan kentongan oleh warga. Prosesi ini hampir sama dengan kegiatan pawai ogoh-ogoh tatkala masyarakat Bali menyambut hari Raya Nyepi yang dilangsungkan sehari sebelumnya, yang dikenal dengan hari Pengerupuk. Kegiatan ini semakin menarik dengan keterlibatan siswa-siswi sekolah dasar untuk mengusir memedi.

Upacara Muhu-Muhu ini kemudian ditutup dengan kegiatan melempar batu oleh masyarakat. Dimana kegiatan melempar batu dimaksudkan untuk mengusir memedi agar pergi jauh dari desa dan tidak kembali ke desa.

Sumber : http://www.surgabali.net/baliarticle-detail.php?kategorinama=komentar&artikelid=35

Tags:

,Sejarah Tanjung Benoa,sejarah tenganan,sejarah desa adat tenganan,


Artikel paling populer bulan ini :

Posted by on Sep 27 2010 in Blog Tags: , , ,

Belum ada komentar to “Tradisi Muhu-muhu di Tenganan”

Beri Komentar